Herwyn: E-Monev Jadi Bagian Keterbukaan Bawaslu
|
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu menyiapkan aplikasi E-Monev sebagai sarana untuk memantau kinerja jajaran sekaligus memperkuat keterbukaan informasi kepada masyarakat. Melalui aplikasi ini, kinerja pengawas pemilu diharapkan dapat diukur secara lebih jelas dan menjadi bahan perbaikan menuju Pemilu 2029.
Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Pra-Peluncuran Aplikasi E-Monev IKU Pengawas Pemilu di Jakarta, Senin (3/8/2026) malam. Ia mengatakan aplikasi tersebut tengah dipersiapkan sebelum diluncurkan dan digunakan secara lebih luas.
Menurut Herwyn, E-Monev akan membantu jajaran Bawaslu melihat capaian kerja berdasarkan indikator yang telah ditetapkan. Dengan pemantauan tersebut, persoalan yang muncul dalam pelaksanaan tugas dapat lebih cepat diketahui dan menjadi bahan evaluasi.
“Melalui aplikasi E-Monev ini, menjadi tanggung jawab kita supaya terbuka dan kita melakukan pemantauan melalui aplikasi ini,” ujar Herwyn.
Ia menjelaskan, penerapan E-Monev juga diarahkan untuk mendukung pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu. Data yang tersedia dalam aplikasi akan digunakan sesuai kebutuhan, baik untuk kepentingan internal maupun informasi yang dapat disampaikan kepada publik.
Saat ini, Bawaslu masih melakukan pengunggahan dan penataan data yang dibutuhkan agar aplikasi dapat berjalan dengan baik ketika mulai digunakan. Tahap persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan data dan indikator kinerja yang masuk ke dalam sistem telah sesuai dan dapat digunakan untuk pemantauan.
“E-Monev ini akan berkembang supaya publik dapat melihat kinerja jajaran yang bisa diberikan. Jadi, kerja-kerja Bawaslu terukur dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Herwyn.
Menurutnya, keterbukaan kinerja menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Dengan adanya sistem pemantauan berbasis digital, masyarakat nantinya dapat melihat capaian kerja Bawaslu sesuai dengan informasi yang memang dapat dipublikasikan.
Herwyn juga mengingatkan jajaran agar memahami setiap indikator yang digunakan dalam E-Monev. Ia meminta seluruh jajaran tidak hanya mengejar pemenuhan indikator, tetapi juga menjaga kualitas pelaksanaan tugas karena capaian kinerja akan terus dipantau melalui sistem.
“Pahami indikator yang ada, jaga kualitas kerjanya karena nanti dipantau secara real-time. Setelah siap, akan segera kita luncurkan,” katanya.
Pra-peluncuran E-Monev menjadi tahap persiapan sebelum aplikasi digunakan secara penuh. Melalui forum tersebut, Bawaslu memastikan kesiapan sistem, data, dan pemahaman jajaran agar penerapannya dapat berjalan sesuai tujuan.
Herwyn berharap E-Monev dapat segera diluncurkan dan menjadi bagian dari pengelolaan Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengawas Pemilu. Ke depan, sistem tersebut diharapkan membantu Bawaslu memantau kinerja secara lebih terukur sekaligus menemukan ruang perbaikan dalam menghadapi Pemilu 2029.
Sumber: Website Bawaslu RI