Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu KBB Hadiri Upacara Hari Jadi ke-19 Kabupaten Bandung Barat

Upacara HUT KBB ke-19

Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Barat Ridwan Raharja (ketiga dari kanan) saat melakukan foto bersama pasca menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Bandung Barat di Plaza Mekarsari, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Jumat (19/6/2026).

Bandung Barat, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Barat, Ridwan Raharja, menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Bandung Barat yang digelar di Plaza Mekarsari, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Jumat (19/6/2026). Kehadiran Bawaslu dalam momentum tersebut menjadi wujud komitmen kelembagaan untuk terus mengawal demokrasi dan memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan daerah. 

Upacara peringatan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Bandung Barat berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Ngajaga Amanah, Ngawangun Raharja”, yang mengandung makna menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus membangun kesejahteraan secara berkelanjutan. Upacara dipimpin oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, perangkat daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Barat, Ridwan Raharja, menegaskan bahwa semangat Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat sejalan dengan komitmen Bawaslu dalam menjaga integritas demokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Tema Ngajaga Amanah, Ngawangun Raharja mengingatkan kita bahwa setiap amanah yang diberikan masyarakat harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Bagi Bawaslu, amanah tersebut diwujudkan melalui pengawasan yang profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan demokrasi," ujar Ridwan.

Menurutnya, peringatan hari jadi daerah bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan dan demokrasi yang semakin baik. Terlebih, menjelang tahapan Pemilu 2029, seluruh elemen perlu mempersiapkan diri sejak dini guna memastikan proses demokrasi berjalan sesuai prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Ridwan menambahkan bahwa Bawaslu Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat, komunitas, pemuda, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi di daerah.

"Demokrasi yang kuat tidak hanya bergantung pada penyelenggara pemilu, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong tumbuhnya kesadaran bersama untuk mengawal setiap proses demokrasi secara bertanggung jawab," katanya.

Memasuki usia ke-19 tahun, Kabupaten Bandung Barat dinilai memiliki tantangan sekaligus peluang yang semakin besar dalam pembangunan daerah. Dalam konteks tersebut, Bawaslu Kabupaten Bandung Barat berkomitmen untuk terus menjalankan tugas pengawasan secara profesional, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta menjaga kepercayaan publik sebagai bagian dari kontribusi dalam mewujudkan daerah yang maju, demokratis, dan sejahtera

Penulis: Bunga Putri N.