Lompat ke isi utama

Berita

RTL Peserta Jadi Penutup Pendidikan Pengawas Partisipatif

RTL Peserta

Prosesi penerimaan hadiah sebagai penutupan kegiatan P2P kepada peserta dengan nilai pre-test dan post-test tertinggi, Kamis (16/7/2026).

Bandung Barat, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Barat, Ridwan Raharja, mendorong seluruh peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 untuk mengimplementasikan rencana tindak lanjut (RTL) yang telah disusun selama kegiatan. Hal tersebut disampaikan saat menutup rangkaian P2P yang berlangsung di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bandung Barat, Kamis (16/7/2026).

Ridwan menegaskan bahwa keberhasilan P2P tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan atau pemahaman materi yang diperoleh peserta, tetapi juga dari sejauh mana peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut di lingkungan masing-masing. Menurutnya, peserta yang telah mengikuti P2P diharapkan menjadi penggerak pengawasan partisipatif sekaligus agen pendidikan demokrasi di tengah masyarakat.

Dalam sesi penutupan, masing-masing kelompok peserta memaparkan rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan setelah kegiatan berakhir. Berbagai gagasan yang muncul di antaranya berupa edukasi kepemiluan kepada komunitas pemuda, pemanfaatan media sosial sebagai sarana literasi demokrasi, pembentukan forum diskusi kepemiluan, hingga penguatan jejaring pengawasan partisipatif di lingkungan kampus dan masyarakat.

“Setelah terbentuk komunitas dalam kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Bandung Barat terbuka apabila diperlukan penguatan kapasitas maupun pendampingan. Program yang telah dirancang peserta dapat dikolaborasikan bersama Bawaslu agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” ujar Ridwan.

Ia juga mendorong peserta untuk membangun kanal komunikasi digital sebagai wadah berbagi informasi, diskusi, dan edukasi kepemiluan. Menurutnya, ruang digital dapat menjadi sarana efektif untuk memperluas jangkauan pengawasan partisipatif sekaligus menumbuhkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.

Penulis: Regina Nur Maulani

Foto: Bunga Putri N.