Enam Strategi Bawaslu Membangun Disiplin dan Integritas ASN
|
Bandung Barat, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Disiplin aparatur sipil negara (ASN) bukan sekadar persoalan kehadiran tetapi berkaitan langsung dengan integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Widodo Wuryanto, menekankan pentingnya hal tersebut saat mengunjungi Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bandung Barat, Rabu (4/11/2026).
Dalam pembinaan kepada jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bandung Barat, Widodo mengangkat tema membangun integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas aparatur di lingkungan Bawaslu dengan mengacu pada Peraturan Bawaslu Nomor 1 Tahun 2026 tentang Tata Tertib Pegawai.
“Disiplin bukan sekadar absensi. Disiplin mencakup kepatuhan terhadap aturan, integritas, perilaku, tanggung jawab, hingga hasil kerja. Perilaku aparatur juga memengaruhi legitimasi, kredibilitas, dan kepercayaan publik terhadap kelembagaan,” ujar Widodo.
“Untuk mencegah pelanggaran, pembinaan disiplin perlu dilakukan melalui enam strategi, yaitu pengendalian kehadiran, konseling dan coaching, evaluasi berkala, penguatan integritas, sosialisasi regulasi, serta keteladanan pimpinan,” jelasnya.
“Pelaksanaannya mencakup pemantauan presensi dan anomali kehadiran, pembinaan dini terhadap persoalan perilaku atau kinerja, evaluasi tren pelanggaran, edukasi mengenai gratifikasi dan netralitas, serta penerapan standar perilaku yang konsisten dari pimpinan hingga pelaksana,” ungkap Widodo.
Meski demikian, menurutnya pembinaan disiplin tidak cukup berhenti pada sosialisasi aturan, sebab konsistensi pengawasan dan keteladanan seluruh jenjang aparatur menjadi tantangan dalam penerapannya.
Peraturan Bawaslu Nomor 1 Tahun 2026 menjadi landasan bagi pegawai untuk memahami kewajiban
dan larangan, sekaligus memperjelas standar perilaku dalam menjalankan tugas kedinasan. Bawaslu perlu memastikan evaluasi berkala, pembinaan preventif, dan tindak lanjut korektif berjalan secara konsisten agar pelanggaran dapat dicegah sejak dini.
Penulis dan Foto: Bunga Putri N.