Lompat ke isi utama

Berita

Herwyn Malonda: IKU Jadi Ukuran Kinerja Pengawas Pemilu

Herwyn IKU

Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, menghadiri Kegiatan Penandatanganan IKU Pengawas Pemilu untuk Pemilu Tahun 2026 di Kantor Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, menghadiri Kegiatan Penandatanganan IKU Pengawas Pemilu untuk Pemilu Tahun 2026 di Kantor Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Jumat (14/8/2026).Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, menegaskan bahwa Indikator Kinerja Utama (IKU) harus menjadi ukuran yang jelas untuk melihat efektivitas kerja jajaran pengawas pemilu. Menurutnya, IKU tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi harus tercermin dalam pelaksanaan tugas pengawasan di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Herwyn saat menghadiri Kegiatan Penandatanganan IKU Pengawas Pemilu untuk Pemilu Tahun 2026 di Kantor Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Jumat (14/8/2026). Penandatanganan dilakukan secara berjenjang sebagai bentuk komitmen jajaran Bawaslu dalam menyelaraskan target dan kinerja kelembagaan.

“Penandatanganan IKU ini adalah bentuk komitmen kita bersama, dari pusat hingga kabupaten/kota, untuk memberikan hasil terbaik bagi publik dan keadilan pemilu. IKU harus menjadi tolok ukur bahwa kerja Bawaslu adalah kerja yang terukur, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kedaulatan rakyat,” tegas Herwyn.

Ia menjelaskan, keberadaan IKU penting untuk memastikan setiap target yang telah ditetapkan dapat diikuti dengan pelaksanaan dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, kinerja pengawasan tidak hanya dinilai dari terpenuhinya administrasi, tetapi juga dari capaian dan manfaatnya dalam mendukung proses demokrasi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Munandar, mengatakan penandatanganan IKU menjadi bagian dari upaya menyamakan arah dan target kerja antara Bawaslu Provinsi DKI Jakarta dengan jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota.

Menurut Munandar, kejelasan indikator kinerja akan membantu jajaran pengawas untuk lebih fokus dalam mencapai sasaran strategis lembaga, terutama dalam pelaksanaan pencegahan, pengawasan, dan penindakan pelanggaran pemilu.

“Jakarta adalah barometer nasional. Melalui IKU ini, kami berkomitmen untuk memastikan kualitas pengawasan pemilu di wilayah Ibu Kota terus meningkat, didukung dengan tata kelola kelembagaan yang transparan dan profesional,” ujar Munandar.

Penandatanganan IKU dilakukan secara berjenjang, dimulai oleh Ketua Bawaslu Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta bersama jajaran Bawaslu Provinsi DKI Jakarta. Prosesi tersebut kemudian disahkan dan disaksikan oleh Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, jajaran pejabat struktural, serta para Ketua, Anggota, dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta.

Melalui penandatanganan IKU tersebut, jajaran Bawaslu diharapkan memiliki arah kerja yang lebih terukur sekaligus memperkuat akuntabilitas dalam menjalankan tugas pengawasan. IKU menjadi salah satu instrumen untuk memastikan target kelembagaan diterjemahkan ke dalam kerja nyata yang dapat dipantau dan dievaluasi.

Sumber: Website Bawaslu RI