Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Dorong Warga Aktif Mengawal Proses Demokrasi

Soswatif III

Anggota Bawaslu Jawa Barat, Usep Agus Zawari (kedua dari kiri) bersama Anggota Bawaslu Kabupaten Bandung Barat, Cecep Rahmat Nugraha (kanan) dan Ahmad Zaenudin (kedua dari kanan) dalam kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Kabupaten Bandung Barat, Jumat (18/9/2026).

Bandung Barat, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Pengawasan Pemilu tidak akan berjalan maksimal jika hanya mengandalkan jajaran penyelenggara. Masyarakat yang mengetahui kondisi di lingkungannya memiliki peran penting untuk ikut mengawasi, menyampaikan informasi, dan menjaga agar proses demokrasi tetap berjalan sesuai aturan.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Usep Agus Zawari, saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Kabupaten Bandung Barat, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengawasan Pemilu.

Usep mengapresiasi berbagai pihak yang telah ikut menyukseskan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan di Kabupaten Bandung Barat. Ia berharap kerja sama tersebut terus terbangun untuk menghadapi penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan berikutnya. Menurutnya, Bawaslu dan masyarakat memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga proses demokrasi.

“Terima kasih karena telah berikhtiar menyukseskan Pemilu dan Pemilihan di Kabupaten Bandung Barat. Diharapkan dalam proses Pemilu dan Pemilihan yang akan datang kita dapat berkolaborasi bersama untuk menyukseskan kembali,” ujar Usep.

Ia juga mengingatkan bahwa kebebasan dalam demokrasi tetap harus berjalan dalam koridor hukum. Menurut Usep, pengawasan yang dilakukan Bawaslu merupakan bagian dari tugas untuk memastikan setiap proses berlangsung sesuai ketentuan, termasuk ketika terdapat pihak yang keberatan terhadap tindakan pengawasan. “Walaupun pada prinsipnya demokrasi itu bebas, namun ada hal-hal yang tidak boleh melanggar ketentuan yang berlaku,” katanya.

Usep menilai kolaborasi perlu terus dibangun agar pengawasan tidak hanya berlangsung ketika tahapan Pemilu berjalan. Masyarakat yang memahami aturan dan mengetahui apa yang terjadi di lingkungannya dapat menjadi bagian dari pengawasan sejak awal. “Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dan Indonesia ini merupakan milik kita bersama. Maka, marilah kita rawat Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dan Indonesia ini bersama-sama,” tuturnya.

Penulis: Nurarifah Gemah

Foto: Anita Hardianti