Bawaslu RI Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
|
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, meminta pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan tanggung jawab yang baru. Menurutnya, rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus mendukung peningkatan kinerja Bawaslu.
Pesan tersebut disampaikan Ferdinand usai melantik pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Bawaslu RI, Jakarta, Jumat (12/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa setiap penugasan baru harus disikapi dengan kesiapan, semangat belajar, dan komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi.
“Silakan belajar bagaimana karakteristik lingkungan kerja yang baru, unit kerja yang baru, dan beradaptasilah dengan baik,” ujar Ferdinand.
Pada pelantikan tersebut, Ferdinand melantik Irwan M. Saleh sebagai Inspektur Wilayah II pada Inspektorat Utama Bawaslu. Sementara itu, jabatan Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Maluku Utara yang sebelumnya diemban Irwan kini dipercayakan kepada Screning Yosmar Dano.
Ferdinand menilai pengalaman yang dimiliki para pejabat menjadi modal penting dalam menjalankan amanah baru. Oleh karena itu, ia berharap proses transisi dapat berjalan dengan baik sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan tidak mengalami hambatan.
Menurutnya, perubahan jabatan merupakan hal yang lazim dalam birokrasi dan perlu dipandang sebagai kesempatan untuk mengembangkan kapasitas diri serta memperluas pengalaman kerja.
“Saya tidak mau ada orang yang bekerja bersama saya kemudian mengeluh. Menurut saya orang yang mengeluh berarti ragu dan belum siap,” katanya.
Lebih lanjut, Ferdinand menegaskan bahwa rotasi jabatan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan organisasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karier aparatur sipil negara. Melalui pengalaman di unit kerja yang berbeda, pegawai diharapkan memiliki wawasan yang lebih luas dan kemampuan yang semakin matang dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi.
Ia juga mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk memperkuat kolaborasi dan komunikasi antarunit kerja. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas Bawaslu tidak dapat dicapai secara individual, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid di seluruh tingkatan organisasi.
“Jadikan amanah ini sebagai kesempatan untuk terus belajar, memperkuat kerja sama, dan memberikan kinerja terbaik bagi lembaga,” pesannya.
Sebagai data pendukung, rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari sistem manajemen sumber daya manusia di lingkungan birokrasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas organisasi, memperkuat regenerasi kepemimpinan, serta memastikan keberlangsungan pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan.
Ferdinand berharap pejabat yang baru dilantik dapat menjadi teladan bagi pegawai di lingkungan kerja masing-masing, baik dalam kedisiplinan, integritas, maupun profesionalisme. Dengan demikian, penguatan kapasitas sumber daya manusia dapat berjalan seiring dengan upaya Bawaslu meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja kelembagaan.
Melalui pelantikan ini, Bawaslu menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan pengawasan demokrasi yang semakin dinamis.
Sumber: Website Bawaslu RI