Lompat ke isi utama

Berita

Buka Bersama Bawaslu Jadi Sarana Refleksi Pengawasan Pemilu

RI Buka Puasas

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty dan Totok Hariyono, bersama jajaran mengikuti kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim dhuafa di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk mengingat kembali niat awal dalam mengemban amanah sebagai penyelenggara pemilu.

Bawaslu RI menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim dhuafa yang dihadiri jajaran internal di Kantor Bawaslu RI, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus refleksi dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.

“Kegiatan ini menjadi momentum yang tepat untuk mengingat kembali niat awal kita. Ketika niatnya baik, insyaallah segala sesuatunya akan dipermudah,” ujar Lolly dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bawaslu RI tersebut.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Ramadan juga mengajarkan pentingnya menjaga integritas, terutama dalam menjalankan tugas sebagai pengawas pemilu.

“Demokrasi di Ramadan mengajarkan kita tentang integritas. Tanpa ada yang mengawasi, kita harus tetap menjaga integritas sebagai pengawas pemilu,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu, Totok Hariyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah menyempatkan diri hadir dalam kegiatan ini,” kata Totok.

Kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim dhuafa ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta integritas di lingkungan Bawaslu. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat soliditas internal dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu yang profesional dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap nilai-nilai kebersamaan dan integritas yang ditanamkan selama bulan Ramadan dapat terus terjaga dan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas pengawasan, guna mendukung terwujudnya demokrasi yang berkualitas di Indonesia.

Sumber: Website Bawaslu RI